Berkampanye di Musala Jakut, Caleg PAN Nurhasanudin Ditetapkan Sebagai Tersangka

Berkampanye di Musala Jakut, Caleg PAN Nurhasanudin Ditetapkan Sebagai Tersangka – Calon legislatif DPRD DKI Jakarta dari PAN, Nurhasanudin, diputuskan jadi terduga. Nurhasanudin dikira mengerjakan tindak pidana pelanggaran pemilu lantaran berkampanye pada tempat beribadah.

” Penyidik menyimpulkan Nurhasanudin berbarengan pelaksana kampanye Syaiful Bachri mengerjakan aktivitas kampanye di Musala Qurotul’ Ain, Cilincing, Jakarta Utara. Ada pembagian kalender serta kerudung, ” kata Ketua Utama Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Jakarta Utara, Benny Sabdo, dalam info terdaftar, Rabu (13/3/2019) .

Tidak hanya itu, aktivitas kampanye calon legislatif PAN Nurhasanudin dimaksud Benny ilegal lantaran tak diikuti pemberitahuan sah terhadap Polres Metro Jakut juga sekaligus ditembuskan ke Bawaslu Jakut.

Menurut Benny, penyidik Gakkumdu bakal menyerahkan ke dua terduga, Nurhasanudin serta Syaiful Bachri, dan barang untuk bukti terhadap jaksa penuntut umum.

Aktivitas kampanye pada tempat beribadah, dimaksud Benny, melanggar Clausal 280 ayat (1) huruf h juncto Clausal 521 UU Nomer 7 Tahun 2017 terkait Pemilu.

Disamping itu, masalah perkiraan tindak pidana pemilu pelibatan pegawai sipil negara dalam kampanye calon legislatif DPRD DKI Jakarta dari PKS, Yusriah Dzinnun, tidak bisa ditingkatkan ke proses penuntutan.

” Penyidik menilainya belum juga cukuplah bukti. Tetapi jaksa penuntut umum serta Bawaslu menilainya sudahlah cukup bukti, ” jelas Benny.