Tanah Gerak Akibatkan Ratusan Rumah Wara Retak

Tanah Gerak Akibatkan Ratusan Rumah Wara Retak – Sejumlah 104 rumah retak-retak di Kampung Jampang, Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga, Lebak. Bahkan juga 2 rumah ambruk lantaran tanah berjalan serta riskan longsor.

104 rumah yg retak berlangsung selama 1 km. dari saluran sungai Cisimeut. Keretakan berlangsung di selama rumah dari bibir sungai hingga sampai ke sisi kampung yg tambah tinggi.

Pantauan detikcom di tempat, keretakan rumah punya masyarakat banyak variasi dari 5 hingga sampai 50 cm. Bahkan juga, karena pergeseran tanah ada keretakan di perkebunan masyarakat. Ada sisi rumah masyarakat bahkan juga amblas.

“Semua ini ditotal ada 104 rumah yg rusak serta retak,” kata Ukat (63) masyarakat Jampang kala dijumpai wartawan di Cimarga, Lebak, Banten, Selasa (12/2/2019).

Karena keretakan di tempat tinggalnya, Ukat sendiri mesti menyokong tembok dengan papan supaya gak jatuh. Bahkan juga, dapur milik dia berubah demikian sentimeter karena pergeseran tanah.

Penghulu kampung bernama Amil Sardi (62) mengimbuhkan gerakan tanah di wilayahnya berlangsung mulai sejak 1 bulan kemarin. Demikian masuk musim penghujan, semua rumah di kampung ini mulai retak-retak serta bikin masyarakat risau.

“Yg terancam rekat-retak ini semua masyarakat sini. Jika hujan kita takut longsor,” tutur Sardi.

Sekretaris Desa Sudamanik, Edi Supardi menyampaikan keseluruhan ada 110 rumah di Kapung Jampang serta 104 rumah salah satunya retak-retak. Keretakan ini menurut dia kian kronis bahkan juga kala berlangsung hujan.

“Tiap-tiap hujan laporan dari kepala RT ditempat ada keretakan 1 hingga sampai 2 senti,” kata Edi mengimbuhkan.